SADARLAH
Marsya Yanidaputri
Haru….
Betapa harunya hati ini
Melihat anak kecil dijalanan
Seperti merpati tak bersayap
Seperti hiu tak berinsang
Pilu…..
Betapa pilu hati ini
Melihat rakyat tak
berdaya
Seperti teratai tak
berdaun
Seperti mercusuar tak
bercahaya
Menjalani hidup tanpa arah
Menyusuri jalan dalam kegelapan
Menyebrang lautan tanpa mata angin
Melewati panasnya gurun tanpa air
Bertebaran uang tiap hari di negeri ini
Tapi mengapa?
Mengapa masih banyak
rakyat yang gersang?
Haus akan kebijakan
sang pemimpin
Begitu banyak bencana menyergap
Bagai daun yang jatuh dari pohonnya
Bagai bongkahan batu yang menyerang
Dan mati ditelan sang ombak
Satu demi satu jiwa terbang
Hanya karena kebutaan akan harta
Berhamburnya serpihan kecil untuk nafsu semata
Lelap dalam indahnya duniawi
Tidakkah engkau melihat
Butiran pasir yang tak
bersalah
Tidakkah engkau
menyadari
Betapa tersiksa mereka
akan pejaman matamu
Tuhan…..
Berikan aku kesempatan
Hanya untuk memberikan sesuap nasi
Membantunya melawan badai matahari
Tuhan….
Berikan aku petunjuk
Tuk memberi cahaya bagi
sang pemimpin
Melawan gelapnya jiwa
yang hitam
Melawan kerasnya
pikiran yang membeku
Bayangkan……
Betapa indahnya berbagi
Bagai pelangi disore hari
Bagaikan bintang yang berpijar
Bagai hembusan angin yang menyegarkan jiwa
Wahai generasi muda
Waha jiwa yang murni
Inilah saatnya
Nasib Negara dalam
genggaman kita